Rabu, 05 Maret 2014

BULAN

Karya: A. Mukarrama Diah RD
Mentari mulai memejamkan matanya
Hariku berlalu bersama hembusan angin
Hatiku melantunkan irama asing
Yang tak pernah kudengar sebelumnya

Bulan mulai menampakkan tubuhnya
Bersama sang bintang yang selalu ada untuknya
Malamku berlalu bersama tetesan air mata
Yang tak hentinya meledakkan jiwa

Aku tahu bulan tak pernah merindu
Tapi bintang akan selalu ada untuknya
Sesuatu yang kehadirannya sangat kuhindari
Ternyata hadir kembali

Kau tahu?
Sinarku masih akan ada untukmu
Jiwaku akan selalu bersamamu
Begitupun dengan secangkir doaku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar